Selasa, 08 Agustus 2017

Bagaimana solusi Data SIAP dan SAI Beda di e-rekon



Sahabat satker – Setiap bulan satker pengelola dana APBN dibebani kewajiban rekon data SAI ke KPPN setempat. Untuk saat ini,  proses rekon  lebih mudah karena menggunakan aplikasi berbasis web yaitu e-rekon-LK (http://e-rekon-lk.djpbn.kemenkeu.go.id) .

Konsepnya, satker melakukan upload data secara mandiri ke aplikasi e-rekon menggunakan user level operator satker. Jika Anda sudah pernah upload data di e-rekon tentunya sudah familiar dengan langkah ini.

Artikel  sahabat-satker kali ini bukan membahas tentang tahapan e-rekon, bagaimana cara upload dan sebagainya, Namun tentang bagaimana melakukan analisa sehingga bisa mencari solusi terhadap Data SIAP dan SAI yang berbeda di  e-rekon.

Nah, jika Anda masih baru menjadi operator satker yang menangani rekon dan memang belum tahu tentang e-rekon ini, silahkan lihat artikel sebelumnya Cara rekon di e-rekon-LK (in progress) .

Oke , langsung saja ...

Ada beberapa kasus selisih data antara SIAP dan SAI pada e-rekon yang akan kita bahas, tapi karena kesibukan mungkin kasus-kasus yang lain akan dibahas lebih lanjut ketika ada update artikel ini.

Kasus 1
Pengembalian Belanja Tidak Sama

Pada kasus ini akan kita lihat file excel hasil rekon yang bisa Anda download dari aplikasi e-rekon-LK. Caranya silahkan lihat pada gambar berikut ini :

klik pada gambar untuk memperbesar tampilan











Setelah upload ADK, maka status data di e-rekon akan menjadi Analisa hasil rekon seperti  gambar diatas. Pada tahap ini, Anda sudah bisa mengetahui hasil rekon dengan cara mendownload file excel hasil rekon (klik tanda panah hijau di sebelah kanan).


Selanjutnya akan didapatkan dokumen excel seperti berikut ini :

klik pada gambar untuk memperbesar tampilan










Gambar diatas adalah tampilan worksheet rekap hasil rekon, jadi hasil rekon bisa terlihat di kolom selisih .  Pada kolom selisih diatas terlihat baris PBLJ (pengembalian Belanja) terdapat saldo sebesar (70.000) , dimana data SIAP bersaldo (70.000) sedangkan data SAI kosong.

Jika pada kolom selisih ini bersih (tidak terdapat saldo) maka rekon sudah sama dengan data KPPN, jadi sudah bisa terbit BAR.

Selanjutnya bagaimana melihat selisih pengembalian belanja tersebut dengan lebih detil ? silahkan klik worksheet pengembalian belanja di sebelah kanan, akan terlihat seperti dibawah ini ;

klik pada gambar untuk memperbesar tampilan

 








klik pada gambar untuk memperbesar tampilan






Dari worksheet Pengembalian Belanja BEDA diatas, terlihat Nomor Dokumen (NTPN/No SP2D) , tgl setor/tgl SP2D dan kode akun.

Dari data diatas terlihat, satker belum melakukan input data di SAIBA >> menu pengembalian Belanja dengan nomor Dokumen (NTPN) : 500BB5PQD88VQQJP tanggal 11 Juli 2017 dengan Kode Akun 524111 (Perjalanan Dinas).

Jadi Solusinya adalah saker melakukan rekam data di SAIBA menu Pengembalian Belanja sesuai dokumen sumber dan melakukan upload ulang ke aplikasi e-rekon-LK.

Perkembangan kasus 1
Namun, setelah ditelusuri lebih lanjut ternyata setoran tersebut seharus nya adalah pengembalian TUP tahun berjalan dan bukan pengembalian belanja, lalu bagaimana solusinya ?

Solusi :
Lakukan koreksi data penerimaan ke Seksi Bank KPPN setempat, jika Anda belum tahu caranya silahkan lihat artikel sebelumnya cara koreksi data penerimaan (SSBP) di KPPN (in progress) . 

Setelah dilakukan koreksi, lakukan perekaman data pada aplikasi SAIBA, tapi bukan pada menu Pengembalian Belanja namun pada menu Pendapatan dengan akun 815511 (jika pengembalian TUP), 815111 (Jika Pengembalian UP) tahun berjalan.

Kasus 2
Pendapatan PNBP tidak sama

Pada kasus kedua, kita akan melihat Laporan hasil rekon dari aplikasi e-rekon-LK sebagai berikut :

klik pada gambar untuk memperbesar tampilan







Pada worksheet Rekap Semua , terlihat selisih pada baris PND (Pendapatan) sebesar 908.551.000,- (bernilai posotif) . Selanjutnya kita lihat lebih detil ke worksheet PNBP Beda seperti gambar berikut :

 










Dari worksheet diatas terlihat bahwa ada 8 (delapan) data setoran PNBP yang ada di SIAP tapi belum ada di data SAI. Ini berarti satker belum melakukan perekaman data penerimaan tersebut ke aplikasi SAIBA pada menu Pendapatan sesuai dokumen sumber yang ada.

Perkembangan kasus 2
Lalu bagaimana jika satker memang tidak pernah melakukan penyetoran PNBP tersebut ke kas negara/ satker tidak mengakui pendapatan tersebut dan tidak punya dokumen sumber?

Solusinya , satker membuat surat pernyataan tidak mengakui pendapatan yang ada di data SIAP tersebut. Formatnya surat pernyataan bisa Anda download disini

Dengan adanya Surat Pernyataan tersebut, maka Pendapatan yang tidak diakui satker akan dilakukan koreksi oleh KPPN menjadi pendapatan Satker Transaksi Khusus Suspen di Jakarta.

Lalu bagaimana jika di kemudian hari satker menemukan dokumen sumber dari pendapatan yang sudah dikoreksi menjadi penerimaan satker transaksi khusus suspen tersebut ? 

Jika satker menemukan dokumen sumbernya dan mengakui penerimaan tersebut, maka jika masih dalam tahun anggaran berjalan maka KPA bisa mengajukan permintaan ke KPPN Khusus Penerimaan untuk mengoreksi kembali penerimaan berkenaan ke satker semula. 

Contoh surat permintaan dari KPA ke KPPN Khusus Penerimaan bisa di download disini (in Progress)   

Oke sahabat satker semua, Sebenarnya ada banyak kasus yang mungkin terjadi dalam proses rekon tapi kali ini baru kita bahas  2 (dua) kasus. Insya Allah di lain kesempatan akan disambung lagi ke kasus berikutnya. 

Terima kasih sudah mengunjungi blog ini, dan jika memang dirasa bermanfaat mohon bantuannya nya untuk SHARE ke rekan satker lain.

Hormat Kami
sahabat-satker.blogspot.co.id 

29 komentar:

  1. Mat sore pak admin,.. bagaimana bila ada kasus yang terbalik contohnya ada selisih akan tetapi di SIAP belum masuk sedangkan di SAI ada. Pada kasus ini satker memiliki bukti Bill penyetoran dari kantor pos juga hasil rekap realisasi pada aplikasi SIMPONI. Terima kasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sore Pak, untuk kasus data di SIAP yang belum ada sedangkan di Satker ada dokumen sumber nya, biasanya akan ditunggu data masuk ke SIAP oleh KPPN yang nantinya dilakukan rekon ulang di level kasi KPPN. Jadi satker tidak perlu melakukan upload ulang.

      Hapus
  2. Mat pagi pak bagaimana kalau terdapat perbedaan pada Dipa contoh nya pada SIAP memakai Revisi terakhir sedangkan pada SAI masih revisi sebelumnya.. terimakasih

    BalasHapus
  3. Pagi Juga Pak, klo ada perbedaan pagu karena revisi maka silahkan rekam revisi DIPA terakhir di SAS kemudian copykan ke Aplikasi SAIBA dan upload ulang ke e-rekon. Semoga membantu

    BalasHapus
  4. bagaimana jika ada belanja beda

    BalasHapus
    Balasan
    1. ada 2 kasus perbedaan data pada belanja, PERTAMA satker memang belum input data SP2D di SAIBA atau KEDUA, terdapat data SP2D di SiAP (biasanya akhir bulan) yang belum masuk ke e-rekon. Untuk kasus pertama silahkan input data SP2D ke SAIBA sedangkan untuk kasus ke-2 satker hanya bisa menunggu data masuk ke e-rekon, dan jika sampai tutupperiode belum masuk biasanya KPPN tetap menerbitkan BAR dengan catatan.

      Hapus
    2. Bagaimana kalo terjadi perbedaan nilai rupiah pada beberapa kode akun antara SAI dan SiAP akan tetapi secara total nilainya sama? apa yang harus dilakukan?

      Hapus
  5. mat pagi pa, mau tanya klo ada selisi tangal dok sumber berupa tangal DIPA yang beda dan di sai beda yg mengakibatkan adanya selisih...

    BalasHapus
    Balasan
    1. klo selisih beda tanggal dokumen bisa diabaikan pak, selama jumlah total pagu nya sama

      Hapus
  6. mEt pagi pa, mau tanya klo ada selisih Pada belanja bagaimana pak.. terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. ada 2 kasus perbedaan data pada belanja, PERTAMA satker memang belum input data SP2D di SAIBA atau KEDUA, terdapat data SP2D di SiAP (biasanya akhir bulan) yang belum masuk ke e-rekon. Untuk kasus pertama silahkan input data SP2D ke SAIBA sedangkan untuk kasus ke-2 satker hanya bisa menunggu data masuk ke e-rekon, dan jika sampai tutupperiode belum masuk biasanya KPPN tetap menerbitkan BAR dengan catatan.
      Balas

      Hapus
  7. Mf mau txa klo d data kt saat penginputan no sp2d beda2 spm trus pda saat kita rekon kok yg ada jmlahx sdh langsung total dri 2 spm trsebut akhirx jd selisih belanja beda,d rekap semua sdh tidak ada selisih...solusix gimna apa z hrus sesuaikn dgn data SIAP.mksi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Selama jumlah total belanja di rekap nya sama sebenarnya bisa diabaikan dan bisa terbit BAR

      Hapus
  8. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  9. Maaf mau tanya, bagaimana solusi kalo data pagu dan lainnya nilainya 2x dari nilai seharusnya. Tapi tidak ada selisih antara SIAP dgn SAI. Permasalahannya ada di bagian mana ya? Karena kalau di cek di transaksi tidak ada data double. Tks

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk yang data DIPA Dobel bisa dilakukan rekon ulang di level KPPN

      Hapus
  10. bagaimana solusinya jika neraca simak dan saiba berbeda padahal di aplikasi sudah sama kususnya di barang konsumsi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silahkan gunakan update aplikasi SAIBA terbaru , biasanya hal tersebut terkait bug pada aplikasi

      Hapus
  11. DATA PNBP di SIAP 0 tapi Di SAI ada,, bagaimana solusinya?

    BalasHapus
  12. Bagaimana jika ada selisih di monitoring reklasifikasi aset? Ada reklasifikasi masuk berupa buku

    BalasHapus
  13. Sore pak, bagaimana solusinya jika data saldo Blu antara Siap dgn SAI tidak sama, sementara saldo yang benar adalah data yg di Saiba, sementara jadwal rekon sudah mepet mau tutup.terma kasih

    BalasHapus
  14. Bagaimana solusinya apabila di simak dan di saiba nominalnya sama...tetapi dari hasil erekonnya malah selisih...mohon bantuannya...

    BalasHapus
  15. siang bapak
    bagaimana jika terdapat selisih di belanja COA mohon solusinya

    BalasHapus
  16. Pagi Pa ,bagaimana jika rekon kas BP di SIAP 0 dia SAI ada mohon solusinya

    BalasHapus
  17. pagi...bagai mana kalau beda belnja akun 523121 menjadi 521111

    BalasHapus
  18. Bagaimana mengatasi solusi beda belanja kara diakibatkan sớm koreksi kara Salam akun

    BalasHapus
  19. assalamualaikum mau bertanya untuk estimasi pnbp coa beda

    BalasHapus
  20. solusi KASBPM antara SIAP dan SAI terdapat selisih bagaimana pak?

    BalasHapus
  21. Ass..pak mau tanya bagaimana solusinya klu hasil BAR E-rekon datanya doubel mohon pencerahan terima kash.

    BalasHapus

Assalamualaikum sahabat satker Semua, terima kasih telah berkunjung. Silahkan berkomentar disini jika ingin ada yang ditanyakan. Terima kasih